

Memilih jenis kertas untuk buku merupakan salah satu keputusan penting dalam proses penerbitan. Walaupun demikian proses ini sering dianggap sepele oleh beberapa penulis pemula. Beberapa penulis, banyak yang lebih fokus pada isi naskah, desain cover, atau layout.
Padahal, pemilihan kertas dapat mempengaruhi kenyamanan membaca, tampilan visual, hingga persepsi kualitas buku secara keseluruhan. Di sisi lain, juga banyak penulis yang merasa bingung ketika harus menentukan pilihan kertas karena tersedia begitu banyak jenis dengan karakteristik yang berbeda.
Mulai dari kertas HVS, book paper, hingga art paper, yang masing-masing memiliki fungsi dan keunggulan tersendiri yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan buku. Tanpa pemahaman yang cukup, kamu berisiko memilih kertas yang kurang tepat sehingga hasil cetak tidak maksimal atau biaya produksi menjadi lebih tinggi dari yang seharusnya.
Nah, jika kamu termasuk penulis yang bingung dalam menentukan jenis kertas yang tepat maka kamu bisa membaca artikel ini hingga tuntas. Kami, akan memaparkan beberapa tips dalam memilih jenis kertas. Yuk, simak pembahasan lengkapnya berikut ini:
Sebelum membahas tips memilih jenis kertas, kamu perlu mengetahui beberapa jenis kertas yang biasanya ada di percetakan berikut ini:
Kertas HVS merupakan jenis kertas yang paling umum digunakan untuk buku teks, modul, maupun buku akademik. Permukaannya tidak mengkilap sehingga nyaman dibaca dalam waktu lama.
Gramasi yang sering digunakan biasanya 70 gsm atau 80 gsm. Jika kamu mencetak buku modul atau buku pelajaran, kertas HVS menjadi pilihan yang ekonomis dan efisien.
Book paper sering disebut sebagai kertas novel karena memang banyak digunakan untuk buku fiksi. Warna kertasnya sedikit krem sehingga lebih nyaman di mata dibandingkan kertas putih terang.
Jenis kertas untuk buku novel ini cocok bagi kamu yang ingin memberikan pengalaman membaca yang nyaman dalam durasi lama. Selain itu, beratnya lebih ringan sehingga buku tidak terasa tebal meskipun jumlah halamannya banyak.
Art paper memiliki permukaan yang licin dan mengkilap. Jenis kertas ini biasanya digunakan untuk buku yang memiliki banyak gambar berwarna, seperti buku traveling, buku fotografi, atau katalog.
Jika bukumu memiliki banyak visual atau foto, art paper dapat membuat warna terlihat lebih tajam dan menarik. Namun, biaya produksinya biasanya lebih tinggi dibandingkan jenis kertas lainnya.
Matte paper memiliki permukaan halus tetapi tidak terlalu mengkilap seperti art paper. Jenis ini cocok untuk buku semi visual yang tetap membutuhkan kualitas gambar yang baik tetapi tidak terlalu reflektif. Kertas ini sering digunakan untuk buku motivasi, buku pengembangan diri, atau buku traveling dengan kombinasi teks dan gambar.
Kertas ivory biasanya digunakan untuk cover buku atau halaman khusus seperti buku anak. Teksturnya tebal dan kokoh sehingga memberikan kesan premium.
Untuk buku anak, penggunaan kertas tebal sangat penting agar tidak mudah rusak saat digunakan. Oleh karena itu, jenis kertas untuk buku anak sering menggunakan bahan yang lebih kuat dibanding buku biasa.

Agar tidak salah pilih, berikut beberapa tips memilih jenis kertas yang tepat beserta penjelasan yang lebih mendalam agar kamu bisa menentukan keputusan dengan percaya diri:
Jenis buku merupakan faktor utama yang harus kamu pertimbangkan sebelum memilih kertas. Setiap kategori buku memiliki kebutuhan berbeda karena fungsi dan cara penggunaannya juga tidak sama. Nah, ketika kamu memahami tujuan buku yang kamu tulis, proses menentukan kertas akan menjadi lebih mudah.
Misalnya, buku novel lebih menekankan kenyamanan membaca dalam waktu lama. Sedangkan buku bergambar lebih menonjolkan kualitas visual.
Lalu, untuk buku modul biasanya menggunakan HVS karena ekonomis dan praktis, sementara buku traveling atau fotografi membutuhkan kertas yang mampu menampilkan warna dengan tajam.
Kenyamanan pembaca sering kali menjadi aspek yang kurang diperhatikan oleh penulis pemula. Padahal, hal ini sangat penting untuk kamu pertimbangkan.
Kertas yang terlalu putih atau terlalu mengkilap dapat menyebabkan mata cepat lelah, terutama jika buku memiliki banyak teks dan dibaca dalam waktu lama. Oleh karena itu, memilih kertas dengan tingkat refleksi cahaya yang tepat akan meningkatkan pengalaman membaca.
Selain warna, tekstur kertas juga berpengaruh terhadap kenyamanan, lho. Permukaan yang terlalu licin terkadang membuat pembaca kurang nyaman saat membalik halaman. Sedangkan permukaan yang terlalu kasar dapat mengurangi kesan elegan buku.
Gramasi merupakan ukuran ketebalan kertas yang dinyatakan dalam satuan gsm (gram per square meter). Semakin tinggi angka gramasi, semakin tebal dan berat kertas tersebut. Pemilihan gramasi yang tepat penting agar buku tidak terasa terlalu tipis tetapi juga tidak berlebihan dalam berat.
Untuk isi buku, gramasi 70–100 gsm biasanya sudah cukup ideal karena tetap nyaman dibaca tanpa membuat buku terlalu berat. Namun, untuk cover buku, kamu perlu menggunakan gramasi yang lebih tinggi agar lebih kuat dan tahan lama.
Anggaran menjadi faktor realistis yang tidak bisa kamu abaikan dalam proses pencetakan buku. Jenis kertas tertentu seperti art paper atau matte paper memang memberikan tampilan lebih premium.
Namun, biaya produksinya juga lebih tinggi dibandingkan HVS atau book paper. Oleh karena itu, kamu perlu menyesuaikan pilihan dengan kemampuan finansial tanpa mengorbankan kualitas secara berlebihan.
Strategi yang sering digunakan adalah mengombinasikan beberapa jenis kertas. Misalnya, isi buku menggunakan kertas yang lebih ekonomis, sementara cover menggunakan bahan yang lebih premium agar tetap menarik.
Jika kamu masih merasa ragu menentukan pilihan, berkonsultasi dengan pihak percetakan atau penerbit adalah langkah yang sangat disarankan. Mereka biasanya memiliki pengalaman menangani berbagai jenis buku sehingga dapat memberikan rekomendasi yang lebih tepat sesuai kebutuhanmu.
Informasi dari profesional juga dapat membantu kamu menghindari kesalahan yang berpotensi merugikan. Selain itu, konsultasi memungkinkan kamu memahami opsi kertas yang mungkin belum kamu ketahui sebelumnya.
Kamu juga bisa melihat contoh fisik kertas secara langsung sehingga lebih yakin sebelum mengambil keputusan. Dengan berdiskusi bersama ahli, proses memilih kertas akan terasa lebih mudah dan hasil akhir buku pun lebih maksimal.
Berikut panduan singkat memilih jenis kertas berdasarkan kategori buku yang bisa kamu lakukan:
Itulah berbagai tips memilih jenis yang sesuai untuk bukumu. Sekali lagi, memilih jenis kertas untuk buku bukanlah hal sepele karena berpengaruh pada kenyamanan pembaca, tampilan buku, serta biaya produksi.
Jadi, jangan sepelekan proses ini! Dan yang tidak kalah penting juga pastikan untuk mencetak buku di percetakan yang telah berpengalaman.
Salah satu rekomendasinya, kamu bisa menggunakan jasa cetak buku dari Detak Publisher. Ribuan judul buku telah berhasil di cetak di percetakan Detak Publisher.
Harganya pun terjangkau dan kamu bisa cetak dalam jumlah satuan tidak harus ratusan atau ribuan eksemplar. Namun, jika kamu ingin mencetak ribuan eksemplar pun juga bisa, dan kami jamin hasilnya berkualitas.
Untuk detail informasi terkait jasa cetak buku di Detak Publisher, kamu bisa mengunjungi link berikut: Jasa Cetak Buku. Dan, jika kamu ingin memesan atau konsultasi langsung saja hubungi customer service kami dengan klik link berikut: PEMESANAN/KONSULTASI.